Setiap individu memiliki potensi jurnalistik. Journalism of Espero hadir mengakomodasi ekspresi jiwa jurnalistik warga SMPN 2 Klaten. Berburu berita, menulis menjadi sebuah berita yang enak dibaca, dan menyampaikan kepada khalayak umum. Salam Jurnalistik JoErs.
Minggu, 09 Juni 2019
KELUARGA BESAR SMP NEGERI 2 KLATEN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITHRI 1440 H
KELUARGA BESAR SMP NEGERI 2 KLATEN
MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI 1440 H
Taqobbalallohu Minna Wa Minkum
Minal Aidin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin
~ Humas Espero Klaten~
Contoh ikrar halal bi halal dalam bahasa jawa
*Bismillahirohmanirohim*
Ikrar Halal bi Halal
Keluarga Ageng Trah Mbah Somo Ijoyo
Kanthi nyuwun Ridho Allah SWT kito sedoyo ingkang lenggah samio nglenggono nggadhahi salah, khilaf, lan dosa
Kanthi puniko kita ikhlas Halal bi Halal sepuh punopo ingkang anem sami-sami nyuwun pangapunten antawis satunggal dumateng sanesipun.
Mugi Allah SWT paring Ridho dateng Lampah ingkang pinuji puniko,
Kanthi kairing donga:
*Taqobalallahu Minna wa minkum*
*Minal aidin wal faidzin*
Mugi kito sedoyo wangsul dateng fitrah lan Allah SWT tansah Bimbing dumateng kita dateng kasaenan Lan pangibadah
Aamiin Aamiin Allahumma Aamiin
Ikrar Halal bi Halal
Keluarga Ageng Trah Mbah Somo Ijoyo
Kanthi nyuwun Ridho Allah SWT kito sedoyo ingkang lenggah samio nglenggono nggadhahi salah, khilaf, lan dosa
Kanthi puniko kita ikhlas Halal bi Halal sepuh punopo ingkang anem sami-sami nyuwun pangapunten antawis satunggal dumateng sanesipun.
Mugi Allah SWT paring Ridho dateng Lampah ingkang pinuji puniko,
Kanthi kairing donga:
*Taqobalallahu Minna wa minkum*
*Minal aidin wal faidzin*
Mugi kito sedoyo wangsul dateng fitrah lan Allah SWT tansah Bimbing dumateng kita dateng kasaenan Lan pangibadah
Aamiin Aamiin Allahumma Aamiin
Aturan baru dalam sepakbola 2019
Daftar Peraturan Baru dalam Sepakbola yang telah diresmikan oleh IFAB dan FIFA:
1. Tidak ada lagi Handsball Pasif.
jadi nantinya, tidak ada lagi yang namanya Handsball tidak sengaja atau tangan tidak aktif. karena sekarang, setiap kali bola menyentuh tangan pemain, itu akan dianggap sebuah Pelanggaran. Kecuali, jika situasi sedang menguntungkan untuk tim lawan yang tidak melakukan pelanggaran (Handsball) Pertandingan bisa untuk dilanjutkan.
2. Tidak ada Rebound Penalti.
sebuah gol dari bola rebound hasil tendangan penalti, tidak lagi berlaku (sekalipun bola memantul dari tiang/mistar gawang). karena aturan tendangan penalti untuk pertandingan normal, kini telah menjadi sama dengan aturan tendangan Pinalti pada Babak Adu Penalti. atau intinya: sebuah gol yang dianggap sah dari titik Penalti, adalah hanya dengan satu kali tendangan.
3. Wasit berhak untuk memberikan Kartu kepada Pelatih, Asisten Pelatih, hingga Staff Klub yang dianggap Mengganggu jalannya Pertandingan.
Sebelumnya, hal ini memang sudah sering dilakukan oleh seorang wasit yang memimpin pertandingan. Tapi kali ini, aturan tersebut benar-benar telah diresmikan.
4. Pada saat melakukan Tendangan Bebas, Pagar Betis dari tim lawan tidak bisa lagi diganggu oleh pemain dari Tim lain.
Sederhananya dari aturan ini adalah: jika Tim A sedang melakukan tendangan bebas, setiap pemainnya dilarang untuk mengganggu pagar betis yang dibentuk oleh Tim B. karena hal ini sudah sering terjadi, dimana pagar betis yang seharusnya berfungsi sebagai penghalang, sering kali diganggu oleh tim sebelah yang sedang mendapatkan Free kick.
5. Pemain yang diganti, harus segera keluar lapangan di tempat terdekat untuk keluar.
Jadi dengan aturan ini, seorang pemain yang telah diganti tidak lagi diharuskan untuk berjalan ke arah pemain yang akan menggantikannya. dan tidak ada lagi kesempatan untuk mengulur waktu, karena pemain yang telah diganti oleh pelatih, diharuskan untuk segera ke luar lapangan pada sisi terdekat dimana dia berdiri.
6. Dalam situasi Goal Kick (Tendangan Gawang) Seorang kiper telah di ijinkan untuk memberikan umpan kepada pemain yang berdiri di dalam kotak pinalti. dan begitupun sebaliknya, karena dengan aturan ini, pemain lain juga bisa menerima umpan dari Kiper di dalam kotak pinalti.
7. Setiap kali bola tanpa sengaja menyentuh wasit, Pertandingan harus dihentikan (untuk aturan ini, belum dijelaskan secara rinci).
Sumber: fifa.com / theifab.com
[Link = theifab.com/home
https://www.google.com/amp/www.espn.com/soccer/blog-fifa/story/3799425/handball-revamp-confirmed-as-ifab-reveals-new-laws-of-the-game-for-2019-20%3fplatform=amp
https://m.youtube.com/watch?v=OTCbcu1rpCI]
Semua aturan ini tentunya akan dibantu oleh Teknologi VAR. dan akan segera diterapkan untuk semua kompetisi Resmi di Dunia.
Tapi untuk Liga-liga Eropa, aturan ini akan mulai berlaku musim depan. atau tepatnya, pada 1 Juni 2019.
1. Tidak ada lagi Handsball Pasif.
jadi nantinya, tidak ada lagi yang namanya Handsball tidak sengaja atau tangan tidak aktif. karena sekarang, setiap kali bola menyentuh tangan pemain, itu akan dianggap sebuah Pelanggaran. Kecuali, jika situasi sedang menguntungkan untuk tim lawan yang tidak melakukan pelanggaran (Handsball) Pertandingan bisa untuk dilanjutkan.
2. Tidak ada Rebound Penalti.
sebuah gol dari bola rebound hasil tendangan penalti, tidak lagi berlaku (sekalipun bola memantul dari tiang/mistar gawang). karena aturan tendangan penalti untuk pertandingan normal, kini telah menjadi sama dengan aturan tendangan Pinalti pada Babak Adu Penalti. atau intinya: sebuah gol yang dianggap sah dari titik Penalti, adalah hanya dengan satu kali tendangan.
3. Wasit berhak untuk memberikan Kartu kepada Pelatih, Asisten Pelatih, hingga Staff Klub yang dianggap Mengganggu jalannya Pertandingan.
Sebelumnya, hal ini memang sudah sering dilakukan oleh seorang wasit yang memimpin pertandingan. Tapi kali ini, aturan tersebut benar-benar telah diresmikan.
4. Pada saat melakukan Tendangan Bebas, Pagar Betis dari tim lawan tidak bisa lagi diganggu oleh pemain dari Tim lain.
Sederhananya dari aturan ini adalah: jika Tim A sedang melakukan tendangan bebas, setiap pemainnya dilarang untuk mengganggu pagar betis yang dibentuk oleh Tim B. karena hal ini sudah sering terjadi, dimana pagar betis yang seharusnya berfungsi sebagai penghalang, sering kali diganggu oleh tim sebelah yang sedang mendapatkan Free kick.
5. Pemain yang diganti, harus segera keluar lapangan di tempat terdekat untuk keluar.
Jadi dengan aturan ini, seorang pemain yang telah diganti tidak lagi diharuskan untuk berjalan ke arah pemain yang akan menggantikannya. dan tidak ada lagi kesempatan untuk mengulur waktu, karena pemain yang telah diganti oleh pelatih, diharuskan untuk segera ke luar lapangan pada sisi terdekat dimana dia berdiri.
6. Dalam situasi Goal Kick (Tendangan Gawang) Seorang kiper telah di ijinkan untuk memberikan umpan kepada pemain yang berdiri di dalam kotak pinalti. dan begitupun sebaliknya, karena dengan aturan ini, pemain lain juga bisa menerima umpan dari Kiper di dalam kotak pinalti.
7. Setiap kali bola tanpa sengaja menyentuh wasit, Pertandingan harus dihentikan (untuk aturan ini, belum dijelaskan secara rinci).
Sumber: fifa.com / theifab.com
[Link = theifab.com/home
https://www.google.com/amp/www.espn.com/soccer/blog-fifa/story/3799425/handball-revamp-confirmed-as-ifab-reveals-new-laws-of-the-game-for-2019-20%3fplatform=amp
https://m.youtube.com/watch?v=OTCbcu1rpCI]
Semua aturan ini tentunya akan dibantu oleh Teknologi VAR. dan akan segera diterapkan untuk semua kompetisi Resmi di Dunia.
Tapi untuk Liga-liga Eropa, aturan ini akan mulai berlaku musim depan. atau tepatnya, pada 1 Juni 2019.
Urutan trah dalam tradisi djawa
Dalam Keluarga Jawa, biasanya anak menyebut orang tuanya dengan sebutan Bapak dan Ibu. Orang tuanya Bapak dan ibu disebut Eyang (Kakek/Nenek dlm bhs Indonesia). Orang tua Eyang disebut apa..? Dst., dst., dst.
Berikut adalah istilah untuk level keturunan (ke bawah) dan level leluhur (ke atas) sampai urutan ke-18 dalam Bahasa Jawa :
*URUTAN KE ATAS :*
Moyang ke-18. Eyang Trah Tumerah
Moyang ke-17. Eyang Menyo -menyo
Moyang ke-16. Eyang Menyaman
Moyang ke-15. Eyang Ampleng
Moyang ke-14. Eyang Cumpleng
Moyang ke-13. Eyang Giyeng
Moyang ke-12. Eyang Cendheng
Moyang ke-11. Eyang Gropak Waton
Moyang ke-10. Eyang Galih Asem
Moyang ke-9. Eyang Debog Bosok
Moyang ke-8. Eyang Gropak Senthe
Moyang ke-7. Eyang Gantung Siwur
Moyang ke-6. Eyang Udheg-udheg
Moyang ke-5. Eyang Wareng
Moyang ke-4. Eyang Canggah
Moyang ke-3. Eyang Buyut
Moyang ke-2. Eyang (kakek/nenek dlm bhs Indonesia)
Moyang ke-1. Bapak/Ibu
*DILIHAT DARI POSISI KITA :*
Urutan Kebawah. :
Keturunan ke-1. Anak
Keturunan ke-2. Putu,
Keturunan ke-3. Buyut.
Keturunan ke-4. Canggah
Keturunan ke-5. Wareng
Keturunan ke-6. Udhek-udhek
Keturunan ke-7. Gantung siwur
Keturunan ke-8. Gropak Senthe
Keturunan ke-9. Debog Bosok
Keturunan ke-10. Galih Asem
Keturunan ke-11. Gropak waton
Keturunan ke-12. Cendheng
Keturunan ke-13. Giyeng
Keturunan ke-14. Cumpleng
Keturunan ke-15. Ampleng
Keturunan ke-16. Menyaman
Keturunan ke-17. Menyo2.
Keturunan ke-18. Tumerah.
Silahkan disimpan saudara2ku ini peninggalan leluhur yang nyaris terlupakan... 😃👍👍
Berikut adalah istilah untuk level keturunan (ke bawah) dan level leluhur (ke atas) sampai urutan ke-18 dalam Bahasa Jawa :
*URUTAN KE ATAS :*
Moyang ke-18. Eyang Trah Tumerah
Moyang ke-17. Eyang Menyo -menyo
Moyang ke-16. Eyang Menyaman
Moyang ke-15. Eyang Ampleng
Moyang ke-14. Eyang Cumpleng
Moyang ke-13. Eyang Giyeng
Moyang ke-12. Eyang Cendheng
Moyang ke-11. Eyang Gropak Waton
Moyang ke-10. Eyang Galih Asem
Moyang ke-9. Eyang Debog Bosok
Moyang ke-8. Eyang Gropak Senthe
Moyang ke-7. Eyang Gantung Siwur
Moyang ke-6. Eyang Udheg-udheg
Moyang ke-5. Eyang Wareng
Moyang ke-4. Eyang Canggah
Moyang ke-3. Eyang Buyut
Moyang ke-2. Eyang (kakek/nenek dlm bhs Indonesia)
Moyang ke-1. Bapak/Ibu
*DILIHAT DARI POSISI KITA :*
Urutan Kebawah. :
Keturunan ke-1. Anak
Keturunan ke-2. Putu,
Keturunan ke-3. Buyut.
Keturunan ke-4. Canggah
Keturunan ke-5. Wareng
Keturunan ke-6. Udhek-udhek
Keturunan ke-7. Gantung siwur
Keturunan ke-8. Gropak Senthe
Keturunan ke-9. Debog Bosok
Keturunan ke-10. Galih Asem
Keturunan ke-11. Gropak waton
Keturunan ke-12. Cendheng
Keturunan ke-13. Giyeng
Keturunan ke-14. Cumpleng
Keturunan ke-15. Ampleng
Keturunan ke-16. Menyaman
Keturunan ke-17. Menyo2.
Keturunan ke-18. Tumerah.
Silahkan disimpan saudara2ku ini peninggalan leluhur yang nyaris terlupakan... 😃👍👍
Rabu, 01 Mei 2019
Kisah inspiratif dari seorang caleg
Kisah ini saya copy dari tulisan pak Sandiaga Uno. Saya tertarik untuk repost karena cukup menarik dan bisa menginspirasi. Berikut kisahnya
Ini dia ISMAIL BACHTIAR, Caleg Milenial PKS dari Sulawesi Selatan ini meraih 16 ribu suara tanpa menyebarkan Baliho, apalagi menyogok dengan uang macam 'serangan fajar'.
Beliau mempunyai sekolah tahfidz di Makassar dan pendiri Rektor Institute untuk memberangkatkan pelajar Indonesia menimba ilmu di luar negeri.
Maa syaa Allah walhamdulillaah. Keren bingit
Ismail adalah anak dari seorang pensiunan satpam pabrik gula di Bone yang kisah hidupnya menginspirasi kita semua. Usianya baru 25 tahun. Ia pernah mendapat beasiswa pelajar miskin berprestasi dari Universitas Hassanuddin. Sembari kuliah, ia juga sempat berjualan es teler untuk menghidupi kesehariannya. Berkat kepintaran dalam akademis dan kecerdasannya melihat peluang usaha, ia berhasil membuat agency kursus private yang dinamakan Rektor Institute, mendirikan perusahaan minyak, air minum kemasan untuk keluarganya, mendirikan Rumah Tahfidz, dan membuat gerakan membantu Masjid. Ia sudah membuka lapangan kerja lebih dari 100 orang.
Saya merinding ketika ia berkata bahwa saya lah yang menginspirasinya untuk memberanikan diri memulai usaha di 2012. Pertemuan ini bukan hanya moment yang tak disangka-sangka untuknya, tapi juga untuk saya. Inilah generasi penerus bangsa kita. Orang yang bukan hanya bekerja keras, tapi juga kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Ia bekerja bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga memberikan banyak manfaat untuk orang lain. Harapan saya Ismail dapat menginspirasi anak-anak muda lainnya agar bisa menjadi orang sukses, dan bisa menjadi penerus bangsa yang punya kepedulian terhadap rakyat kecil.
-Sandiaga Salahudin Uno-
Ini dia ISMAIL BACHTIAR, Caleg Milenial PKS dari Sulawesi Selatan ini meraih 16 ribu suara tanpa menyebarkan Baliho, apalagi menyogok dengan uang macam 'serangan fajar'.
Beliau mempunyai sekolah tahfidz di Makassar dan pendiri Rektor Institute untuk memberangkatkan pelajar Indonesia menimba ilmu di luar negeri.
Maa syaa Allah walhamdulillaah. Keren bingit
Ismail adalah anak dari seorang pensiunan satpam pabrik gula di Bone yang kisah hidupnya menginspirasi kita semua. Usianya baru 25 tahun. Ia pernah mendapat beasiswa pelajar miskin berprestasi dari Universitas Hassanuddin. Sembari kuliah, ia juga sempat berjualan es teler untuk menghidupi kesehariannya. Berkat kepintaran dalam akademis dan kecerdasannya melihat peluang usaha, ia berhasil membuat agency kursus private yang dinamakan Rektor Institute, mendirikan perusahaan minyak, air minum kemasan untuk keluarganya, mendirikan Rumah Tahfidz, dan membuat gerakan membantu Masjid. Ia sudah membuka lapangan kerja lebih dari 100 orang.
Saya merinding ketika ia berkata bahwa saya lah yang menginspirasinya untuk memberanikan diri memulai usaha di 2012. Pertemuan ini bukan hanya moment yang tak disangka-sangka untuknya, tapi juga untuk saya. Inilah generasi penerus bangsa kita. Orang yang bukan hanya bekerja keras, tapi juga kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Ia bekerja bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga memberikan banyak manfaat untuk orang lain. Harapan saya Ismail dapat menginspirasi anak-anak muda lainnya agar bisa menjadi orang sukses, dan bisa menjadi penerus bangsa yang punya kepedulian terhadap rakyat kecil.
-Sandiaga Salahudin Uno-
Minggu, 17 Maret 2019
Lintas alam PMR Madya SMPN 2 Klaten
SMP Negeri 2 Klaten atau yang akrab dengan sebutan Espero
Klaten giat melakukan pembinaan kegiatan pendukung pembelajaran ke-pada para
peserta didiknya. Salah satunya melalui kegiatan Palang Merah Remaja (PMR)
Madya SMP Negeri 2 Klaten yang pada Minggu, 17 Maret 2019 menyelenggarakan latihan
bersama dengan tajuk “Lintas Alam PMR Espero Klaten”. Kegiatan yang melibatkan
dewan madya PMR Espero Klaten diikuti sebanyak 50 siswa anggota PMR dari kelas
7. Dra. Susy Dwi Putri Suwandari yang didampingi Denny Anggi Saputra, S.Pd.
selaku pembina PMR menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menguji
kemampuan anggota mengenai materi
wajib kepalang merahan, melatih kerjasama dalam tim (team work), dan meningkatkan kepedulian anggota terhadap lingkungan di sekitarnya. Kegiatan ini didesain tidak semata-mata mengulang
materi teori, tetapi juga melakukan simulasi pemberian pertolongan pertama pada
korban kecelakaan. Ismadi, S.Pd., MM. Selaku Plt. Kepala SMPN 2 Klaten melalui wakil
kepala bidang humas, Tonang Juniarta, M.Or. mengatakan “sekolah memiliki
tanggungjawab besar untuk mengembangkan setiap minat dan bakat siswa yang
beragam, terlebih dalam bidang kemanusiaan. Kami berkomitmen untuk
memfasilitasi semua minat dan bakat siswa”. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa peran
PMR di sekolah sangat besar karena selain menjadi ajang latihan, juga sebagai pendukung
rangkaian kegiatan yang lain seperti menjadi tim kesehatan saat upacara bendera
dan tim P3K saat simulasi Sekolah Siaga Bencana (SSB).
(TJ/17
maret 2019)
Label:
Anggi,
Denny,
Dwi,
espero,
Juniarta,
Jurnalistik,
klaten,
Madya,
PMR,
Putri,
Saputra,
Simulasi,
SMPN 2 Klaten,
Susy,
Tonang,
Wulandari
Lokasi:
Brisbane Queensland, Australia
Langganan:
Postingan (Atom)



